Home » Gaya Hidup » Cara Bijak Menghadapi dan Mendampingi Orang yang Terinfeksi HIV

Cara Bijak Menghadapi dan Mendampingi Orang yang Terinfeksi HIV

Semua orang bisa saja positif HIV karena berbagai faktor yang tidak semuanya bisa dihindari. Dalam mencari dukungan, adakalanya orang terdekat yang positif HIV bercerita kepada Anda mengenai kondisi kesehatannya. Sebagai sahabat dan keluarga yang baik, ada beberapa hal yang harus Anda lakukan jika orang terdekat positif HIV.

Semua orang bisa tertular human immunodeficiency virus (HIV), yaitu virus yang dapat merusak sistem kekebalan tubuh. Virus ini dapat berpindah jika seseorang sering melakukan hubungan seks berisiko, berbagi jarum suntik, tertular dari ibu ke bayi selama kehamilan dan persalinan, hingga dari pasangan yang sudah menikah sekalipun.

Orang terdekat Anda, seperti sahabat dan anggota keluarga, juga tak mustahil menjadi orang yang positif HIV. Jika memiliki kedekatan hubungan, mungkin rekan maupun anggota keluarga Anda akan berbagi cerita mengenai statusnya itu pada Anda.Pada saat momen tersebut, sudahkah Anda siap untuk memberikan dukungan, kepada orang terdekat yang positif HIV?

Bagaimana cara kita menghadapi orang yang terinfeksi HIV?

Berikut ini cara-cara yang bisa Anda lakukan, jika teman atau anggota keluarga bercerita bahwa ia baru saja dinyatakan positif HIV atau sudah lama menjadi orang dengan HIV.

1. Mempelajari tentang HIV

Anda mungkin belum memahami sepenuhnya mengenai HIV dan AIDS serta perbedaan keduanya. Selain itu, Anda mungkin juga takut tertular hanya karena berteman dengan orang yang positif HIV, akibat memercayai berbagai mitos HIV dan AIDS.Penting untuk diingat: Tetep berteman dan berhubungan baik dengan orang yang positif HIV tidak akan membuat Anda juga tertular. Walau tergolong sebagai virus pembawa penyakit menular, HIV hanya dapat berpindah melalui darah atau cairan tubuh saat berhubungan seks, penggunaan jarum suntik, dan beberapa kasus kehamilan serta persalinan.HIV tidak dapat berpindah dengan pelukan, sentuhan, tinggal serumah, atau berbagi tempat tidur dengan orang yang mengalami infeksi virus tersebut. Selain itu, HIV juga tidak dapat ditularkan melalui penggunaan alat makan bersama.

2. Menjaga rahasia orang yang positif HIV

HIV dan AIDS merupakan infeksi yang sangat personal. Apabila orang terdekat Anda menceritakan statusnya yang positif HIV, pastikan untuk menjaga rahasianya dengan baik.Menjadi orang yang positif HIV, terutama di Indonesia, masih dibayang-bayangi stigma sosial. Misalnya, pada awal tahun 2019 di kota Solo, Jawa Tengah, 14 anak dengan HIV dikeluarkan dari sekolah atas desakan wali siswa lainnya.Selalu simpan rahasia orang terdekat Anda yang terinfeksi HIV. Biarkan ia sendiri yang bercerita dengan orang lain, apabila itu memang menjadi keputusannya.

3. Luangkan waktu untuk mendampinginya

Dinyatakan positif HIV bukanlah hal yang dapat diterima dengan mudah. Sebisa mungkin, luangkan waktu jika orang terdekat Anda membutuhkan teman untuk membicarakan penanganan dan perawatan untuk kondisinya, atau sekadar ngobrol bersama.Selain itu, Anda juga dapat meluangkan waktu bersama sahabat Anda dalam melakukan kegiatan positif dan menyenangkan bersama-sama. Misalnya, jalan-jalan santai, atau sekadar nongkrong di kafe kesukaannya.Dukungan ini penting untuk Anda berikan, karena orang yang positif HIV lebih rentan menderita gangguan mental daripada orang negatif HIV. Orang dengan HIV dilaporkan berisiko dua kali lebih tinggi terhadap kondisi depresi.

3. Bantu mereka untuk menjalani gaya hidup sehat

Anda dapat membantu dan mengingatkan rekan Anda pabila ia masih menjalani gaya hidup yang tidak sehat. Gaya hidup tak sehat tersebut termasuk merokok, mengonsumsi alkohol, atau obat-obatan yang berbahaya. Sebab, rokok, obat-obatan berbahaya, serta alkohol, dapat memberikan efek negatif yang lebih besar pada penderita HIV.

4. Edukasi orang-orang di sekitar tentang HIV & AIDS

Ada kalanya orang-orang lain di lingkungan Anda belum memahami tentang HIV. Sehingga, mereka masih memiliki pemahaman keliru mengenai HIV, AIDS, dan penderitanya.Anda telah mempelajari mengenai HIV, penularan virus tersebut, dan penanganannya. Dengan begitu, Anda dapat menyampaikan kepada mereka mengenai hal yang sudah Anda ketahui mengenai HIV dan AIDS.

sumber: https://www.sehatq.com/artikel/lakukan-hal-ini-jika-orang-terdekat-positif-hiv

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *