Home » Uncategorized » Emosi Baim Wong Karena Bangun Rumah di sepelein Mandor hingga duitnya terkuras Rp. 600 Juta

Emosi Baim Wong Karena Bangun Rumah di sepelein Mandor hingga duitnya terkuras Rp. 600 Juta

Tinjau langsung proses pembangunan rumah barunya, Baim Wong ngamuk bahas kelakuan si mandor.
Bagaimana tidak, Baim Wong mengaku sudah habis Rp 600 juta selama enam bulan, namun hasilnya tetap nihil.
Ya, suami Paula Verhoeven ini bercerita dalam seminggu dirinya selalu keluar Rp 25 juta untuk membayar tukang bangunan.
Namun sayang, rumah impian Baim Wong nyatanya tak kunjung berdiri kokoh.
Jangankan rumahnya, tiang pondasi rumah Baim Wong saja belum terpasang dengan benar.
Dalam vlog di kanal Baim Paula, aktor sekaligus Youtuber itu pun membongkar penyebab rumahnya belum selesai dibangun.
Baim Wong mendatangi rumahnya yang masih belum rampung pembangunannya.
Biasa ramai, lingkungan pembangunan rumah tersebut tampak sepi.
Rupanya, Baim Wong sengaja memberhentikan paksa seluruh pekerja bangunan di rumahnya tersebut.
“Lihat, enggak ada orang (pekerja) sama sekali, jadi diberhentiin secara paksa,” ujar Baim Wong.
Mengurai cerita, Baim Wong mengungkap perihal kejanggalan di pembangunan rumahnya.
Diakui Baim Wong, semua kejanggalan itu terungkap usai dirinya menyewa jasa MK.
“Semua ini ketahuan setelah saya punya MK.
Tugasnya itu adalah apa yang diminta arsitek dan struktur harus dijalanin dengan spek yang sama,” pungkas Baim Wong.
Dibayar Baim Wong untuk menginvestigasi pembangunan rumah, MK pun akhirnya membuat kesimpulan.
Bahwa penyebab pembangunan rumah Baim Wong tersendat adalah akibat perbuatan pekerja, yang dalam hal ini adalah mandor.
“Setelah MK itu ada di sini selama seminggu, munculah sesuatu yang tidak disuka.
Akhirnya ketemulah, yang harusnya buat pondasi pakai 300 apalah, dibelinya malah yang 250,” ujar Baim Wong.
Mendengar analisa MK, Baim Wong lantas mengadakan rapat dadakan dengan arsiter dan mandornya.
Baim Wong langsung bertanya mengapa mandor membeli bahan untuk pondasi tapi tidak sesuai dengan permintaan arsitek
“Ribet, pusing saya, ampun !” imbuh Baim Wong.
Ditanya Baim Wong, sang mandor santai menjawabnya.
Hal itu lah yang akhirnya membuat Baim Wong kesal.
Sebab Baim Wong terkejut kala sang mandor tidak mengikuti instruksi dari arsitek.
“Jawabannya dari mandor ‘250 juga udah kuat’.
Bingung gue, kan disuruhnya 300, kenapa beli yang 250 ?.
Sudah ada gambar segede bagong, kita juga mahal bikin gituan, eh kagak diikutin,” pungkas Baim Wong.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *